DPRD Balikpapan

Status PPKM Level 2, Menjadi Titik Balik Untuk Memulihkan Perekonomian di Balikpapan

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Pasca dipastikannya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih level 2 di Kota Balikpapan, menjadi angin segar bagi semua sektor.

Bagaimana tidak, jika sebelumnya kegiatan masyarakat dibatasi bahkan ditutup, kini telah dibuka kembali dan mendapatkan banyak kelonggaran, diantaranya destinasi wisata dan bioskop.

Adanya kelonggaran itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan juga turut merasakan adanya potensi ekonomi di Balikpapan akan kembali meningkat.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD, Syukri Wahid. Ia mengatakan dengan dibukanya pariwisata, cafe dan bioskop itu akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan dengan baik.

“Dengan dibukanya cafe kemudian bioskop dan juga tempat hiburan berarti itukan seperti diujung nya yah, sehingga kita harapkan itu semua itu denyutnya,” ujarnya, Kamis (21/10/2021) diruang Kerjanya.

Lanjutnya, yang dimaksud dengan denyut itu adalah adanya kehidupan kembali khususnya di sektor ekonomi yang makin meningkatnya perputaran uang dimasyarakat.

“Kalau kita liat denyut nadi kita yang paling ujung itu dia sudah mulai bergerak berarti itu tanda kehidupan sudah mulai ada,” ucapnya.

Dikatakannya, dalam sektor pariwisata Pemerintah mempunyai destinasi wisata pantai Manggar. Selain sebagai primadona, pantai Manggar juga sebagai kontribusi terbesar di sektor pariwisata.

Tentu itu juga dapat meningkatkan pencapaian retribusi ke daerah yang Sebasar Rp 1,9 miliar. Target retribusi daerah tahun ini yang sebesar Rp 1,9 miliar itu dikarenakan kondisi yang masih pandemi, yang mana tahun sebelum pandemi sebesar Rp 4 miliar.

“Kita juga punya capaian target retribusi di wisata di Manggar ya harapan kita tetap tercapai,” tandasnya.

Akan tetapi, dengan banyaknya kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah, Ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

“Tapi sekali lagi di manapun kita berada baik itu penyelenggara maupun itu masyarakat ya tetap sama-sama punya kesadaran, itu menyelenggarakan aktifitas kita dalam SOP protokoler kesehatan,” imbuhnya.

Lanjutnya, kelonggaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga harus dikontrol dengan baik agar tak terjadi potensi ledakan susulan Covid-19 dan vaksinasi terus digencarkan.

“Outputnya adalah meningkatnya mobilisasi masyarakat, tapi saya meminta kepada pemerintah kota terus mendorong agar capaian vaksin bisa diangka 80 an persen,” kata politikus partai PKS itu.

Dia juga menyampaikan, dengan menggalakan vaksinasi hingga mencapai target diatas 80 persen akan membuat herd immunity akan terbentuk dilingkungan masyarakat.

“Pada akhirnya kita akan menemukan titik keseimbangan,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, dengan kesadaran penerapan prokes ditambah kesadaran vaksinasi terus berjalan. Maka Kota Balikpapan akan dapat segera melewati wabah Covid-19 yang semakin melandai kasusnya.

“Keseimbangan disebut dengan konsep endemik bukan lagi pandemik,” tandasnya.

Reporter : Faz

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?