DPRD Balikpapan

Sri Hana Dan Padlianoor Bantah Keras Alasan PT. Pertamina Terkait Penutupan Salah Satu Akses Jalan di Prapatan.

Balikpapan, Pamungkasnews.id  – Rapat Dengar Pendapat (RDP), kembali digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, yang dilangsungkan diruang Rapat Paripurna gedung parlemen Balikpapan, Selasa (17/03/2021).

RDP dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono didampingi Ketua Komisi IV Muhammad Taqwa dan sejumlah anggota Komisi IV, anggota Komisi II, dan Komisi I.

Sementara itu RDP kali ini menghadirkan pihak PT Pertamina RU V, Lurah Prapatan dan sejumlah warga dan LPM yang berada di Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota,

Dalam pertemuan tersebut membahas berbagai permasalahan yakni dampak yang dirasakan warga akibat penutupan total akses jalan oleh pihak PT Pertamina.

Diketahui, penutupan akses jalan dilakukan PT Pertamina mengingat tingginya penyebaran covid-19 di Balikpapan sekaligus pengamanan obyek vital milik PT Pertamina.

Hal tersebut disampaikan Kepala Area Manager Comrel dan CSR RU V Ely Chandra Paranginangin “ya.. penutupan tersebut dilakukan akibat tingginya kasus terkonfirmasi Covid -19 dikota Balikpapan, selain itu untuk keamanan obyek vital milik PT Pertamina yang saat ini sedang melakukan perluasan kilang minyak Pertamina”katanya.

Sri Hana, SE Anggota DPRD Kota Balikpapan

Berbagai penjelasan telah diutarakan pihak Pertamina terkait penutupan akses jalan poros yang selama ini dilalui oleh warga, namun semua alasan yang dilontarkan dibantah keras oleh anggota komisi IV DPRD Kota Balikpapan Padlianoor

Menurut Padlianoor, penutupan akses jalan warga untuk menghindari penyebaran covid-19 merupakan alasan dari PT Pertamina sendiri. Padahal, PT Pertamina sendiri merupakan penyumbang terbesar kasus covid-19 di Balikpapan.

Padli juga sangat menyayangkang PT Pertamina menutup akses jalan warga tanpa harus memberikan jalan alternatif terlebih dahulu.

“Seharusnya, PT Pertamina dapat memberikan akses jalan lain terlebih dahulu baru kemudian menutup totol jalan yang biasa dilalui warga”kata Padlianoor

Bukan hanya Padlianoor, Anggota DPRD yang tergabung dalam Komisi II, Sri Hana, SE yang juga ikut membantah semua alasan yang diberikan pihak Pertamina.

Perlu diketahui bergabung Sri Hana didalam RDP kali ini, dikarenakan membawa sejumlah aspirasi masyarakat yang telah disampaikan kepada dirinya sebagai anggota DPRD Dapil Balikpapan Kota.

Untuk itu Sri Hana wajib untuk mengawal apa yang menjadi keluhan warga masyarakat yang ada di dapilnya, salah satunya terkait penutupan jalan yang dilakukan oleh pihak Pertamina.

Dalam RDP kali ini Sri Hana dari Fraksi Demokrat ini, meminta agar jalan yang ditutup oleh pihak Pertamina dapat dibuka tutup kembali, sehingga warga dapat melintas seperti biasanya.

“Saat ini warga sudah mengalami kesulitan dan kebingungan, apa lagi dalam hal memarkir kendaraan mereka yang harus memarkir kendaraannya diluar, jauh dari rumah sehingga berakibat sering terjadinya kehilangan di bagian kendaraan mereka”katanya.

Sri Hana menilai, PT Pertamina hingga saat ini belum dapat memberikan solusi dengan permasalahan yang dialami warga yang mana terdapat Sembilan Rukun Tetangga(RT) yang menggunakan jalan tersebut. Dirinya meminta jawaban dan keputusan pihak Pertamina agar segera memberikan solusi.

“Saya berharap pihak Pertamina untuk secepatnya membuka jalan poros tersebut, kasihan para warga, bukan sedikit warga yang menggunakan jalan tersebut, ada sekita 4000 jiwa yang menggunakan jalan tersebut”kata Sri Hana.

“Kita minta secepatnya pihak Pertamina memberikan solusi, kita kasih jangka waktu seminggu sudah ada jawabannya,” tegas Sri Hana.

Reporter : oechan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?