DPRD Balikpapan

RS Sayang Ibu Akan di Tingkatkan Menjadi RSUD Tipe C, Budiono Sambut Baik Wacana Tersebut

Balikpapan, Pamungkasnews – Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Budiono, menyambut dengan baik, rencana akan dilakukan peningkatan status Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu dikawasan, Jln Letjend Soeprapto, Baru Ilir, Balikpapan Barat menjadi Tipe C.

Ini ia katakannya saat ditemui Awak media diselah-selah kesibukanya dalam menjalankan aktivitas sebagai wakil rakyat digedung DPRD kota Balikpapan, dirinya mengatakan nantinya ketika status RS Sayang Ibu menjadi tipe C pastinya fasilitas kesehatan disana akan bertambah.

“Dengan adanya peningkatan status RS Sayang Ibu menjadi RS Umum Daerah Tipe C secara otomatis RS tersebut akan memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas dengan fasilitas yang lebih mendukung,” katanya.

Adapun pelayanan kedokteran spesialis terbatas, yaitu pelayanan penyakit dalam (Reumatologi), pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak dan pelayanan kebidanan dan kandungan atau Spesialis Obgyn.

“Rumah sakit tipe C biasanya didirikan di setiap Kota/Kabupaten atau Regency Hospital yang menampung pelayanan rujukan dari puskesmas,” ujar Budiono, Kamis (19/8/2021).

Perlu diketahui perubahan status RS Sayang Ibu di Kelurahan Baru Ilir, sebelumnya telah disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty yang mengatakan besaran anggaran untuk merealisasikan RS Umum Daerah di Balikpapan Barat sebesar 160 miliar dan akan dikerjakan secara Multi Years

Dr Andi Sri Juliarty yang akrab disapa Dio ini menjelaskan bahwa untuk tahun 2022, pihaknya berencana menganggarkan terlebih dahulu sekitar Rp50 miliar sebagai tahapan awal pembangunan RS Sayang Ibu menjadi RSUD.

“Yang tadinya rumah sakit khusus bersalin ini kita ubah statusnya menjadi RSUD, sehingga dapat melayani semua penyakit tidak terbatas pada pelayanan ibu dan anak saja,” katanya.

Ia menuturkan, rencananya RSUD ini akan berstandar tipe C dengan kapasitas sekitar 100-an tempat tidur. RSUD ini rencananya akan dilengkapi fasilitas ruang isolasi penyakit menular infeksi seperti Covid-19 dan HIV.

“Sehingga kita tidak perlu lagi setiap saat melakukan konversi ruangan seperti kondisi yang terjadi saat ini. Pembangunan RSUD ini merupakan program prioritas yang diajukan Dinas Kesehatan Kota bersamaan dengan rencana pemberian BPJS Kesehatan gratis kepada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Oechan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?