Balikpapan

Perbakin Balikpapan Lantik Pengurus CASC Masa Bhakti 2020 – 2022

Balikpapan, pamungkasnews.id – Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Pengurus Kota (Pengkot) Balikpapan resmi melantik Pengurus Cakra Asa Shooting Club Balikpapan periode 2020 – 2022.

Club olahraga petembak itu sudah resmi di pimpin oleh Agustinus sebagai Ketua Umum selama dua tahun kedepan.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Harian Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Balikpapan Joko Subianto pada Kamis, 8/4/2021 di Ballroom Hotel Grand Djokro Balikpapan.

Pelantikan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera Pataka oleh Pembina CASC H. Redi Asmara kepada Ketua Umum CASC Kota Balikpapan Agustinus.

Dalam sambutannya Ketua Pengkot Perbakin Balikpapan E. Gidion yang dibacakan oleh Ketua Harian Pengkot Perbakin Joko Subianto mengatakan, pergantian pengurus dalam organisasi merupakan hal yang biasa, begitu pula pergantian pengurus di CASC yang di nahkodai oleh Agustinus untuk memimpin masa bhakti 2020 – 2022.

“Kami atas nama pengurus Pengkot Perbakin mengucapkan selamat atas pegukuhan ini dan selamat melanjutkan program kerja CASC untuk dua tahun kedepan”, ucap Joko Subianto.

Joko Subianto berharap, kepengurusan CASC yang baru tetap menjaga kekompakan dalam membangun keutuhan Club dengan amanah yang tinggi, sehingga Club menembak tersebut dapat tetap eksis dan meningkatkan kemampuan menembak bagi anggota anggotanya yang pada akhirnya dapat melahirkan petembak-petembak Balikpapan yang dapat di andalkan dalam setiap kejuaraan menembak yang dilaksanakan secara nasional maupun internasional.

Dia menjelaskan, di Kota Balikpapan Club olahraga menembak yang berada dibawah Pengkot Perbakin Balikpapan telah banyak menghasilkan atlet-atlet petembak yang tangguh dan berprestasi di kelas masing-masing, baik tembak sasaran, tembak buru dan tembak reaksi.

Atlet-atlet petembak tersebut, kata dia, meraih prestasi dalam pekan olahraga Provinsi (Porprov VI) Kaltim tahun 2018 dimana kontingen dari Cabang Olahraga (Cabor) menembak Balikpapan dengan total 36 nomor pertandingan, Balikpapan berhasil meraih 13 medali emas, 13 medali perak, dan 13 medali perunggu. Sehingga menempatkan Balikpapan sebagai juara umum untuk Cabor menembak.

Selain itu, hasil dan Quota PON XX/2021 di Papua untuk Cabang menembak Kaltim ada 3 atlet yang akan mewakili Kaltim dalam pesta olahrag nasional, dimana untuk Balikpapan ada 3 atlet sebagai perwakilan untuk nomor tanding 10 meter air pistol men, 25 meter rapid fire men dan tembak reaksi production.

“Prestasi ini patut menjadi kebangaan bagi Kota Balikpapan yang berhasil berprestasi. Hal ini sebagai wujud dari latihan dan pembinaan dari Perbakin yang luar biasa. Tentunya pembinaan itu di awali dari Club-club menembak yang ada di Balikpapan”, terangnya.

Dia juga menyampaikan, untuk kejuaraan pekan olahraga Provinsi VII tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Berau, Cabor menembak Balikpapan ditargetkan dapat mempertahankan juara umum di Cabornya dan juara umum dari keseluruhan Cabor dengan motto “Balikpapan Rebut”.

“Dalam rangka menunjang dan meraih prestasi tersebut, sangat perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta infrastruktur yang lengkap dan memadai. Sehingga kualitas dari pada atlet/petembak Balikpapan bisa semakin tangguh dan disegani oleh lawan-lawannya”, ujarnya.

Ketua Umum CASC Kota Balikpapan, Agustinus

Sementara itu, Agustinus dalam sambutannya menyampaikan, dengan kepengurusan CASC yang ada saat ini, pertandingan dan olahraga menembak akan lebih maju di Kota Balikpapan. Bahkan, bisa lebih eksis lagi dalam skala nasional.

“Tentunya dengan kekompakan dan komitmen pengurus yang baru ini, diharapkan mampu bersama-sama membesarkan nama CASC. CASC akan terus menetaskan bibit-bibit potensial yang mampu berlaga di event-event baik di tingkat nasional maupun internasional hingga dapat meraih prestasi”, katanya.

Reporter : Fauzi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?