DPRD Balikpapan

Ditemukannya Tambang Ilegal Dikota Balikpapan, Syukri :” Ini Tidak Boleh Dianggap Remeh”, Pengawasan Harus di Tingkatkan

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Ditemukannya tambang ilegal yang beroperasi di perbatasan kota Balikpapan tepatnya di KM 25, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, menjadi perhatian khusus bagi pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan dalam menjaga dan mengawasi kawasan perbatasan Balikpapan.

Pasalnya Pertambangan di Kota Balikpapan tidak di Izinkan. Hal ini pun mendapat sorotan dari berbagai pihak salah satunya Anggota DPRD kota Balikpapan, Drg. H.Syukri Wahid,S.KG.

Tambang Batu Bara Ilegal Ditemukan Di KM 25, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara

Saat dihubungi Awak Media melalui Aplikasi WhatsApp Syukri mengatakan selama dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Balikpapan, kejadian ini baru pertama kali dan merupakan tamparan bagi dirinya.

Karena dengan adanya tambang ilegal di Balikpapan tentu tidak boleh dianggap remeh, pasalnya dalam regulasi yang tertuang didalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) bahkan turunannya Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) perkotaan yang sudah disahkan didalam Perwali, tidak ada zonasi tambang didalamnya.

“Di Balikpapan tidak ada zonasi tambang, tidak ada area yang terbuka untuk izin ekploitasi pertambangan dan disini (Balikpapan) tidak ada Dinas Pertambangan”katanya, Selasa (16/11/2021)

“Tentu saja hal ini tidak boleh di anggap remeh,”Tegasanya

Syukri menjelaskan, kasus tambang yang terjadi hari ini merupakan kasus tambang yang pertama di kota Balikpapan, meskipun ada, itu bukan pertambangan, melainkan developer yang memanfaatkan tanahnya untuk ditambang ilegal.

Namun dalam kasus ini aktivitasnya sangat jelas, jika itu merupakan aktivitas pertambangan yang memang menyediakan alat pertambangan yang lengkap, hal ini harus diusut tuntas.

“Menurut saya yang harus dilakukan, pertama mengevaluasi dari mana bisa lolos aktivitas pertambangan yang sudah berjalan selama satu bulan dan tidak mungkin, jika tidak ada yang mengetahuinya,”tuturnya.

Syukri juga menambahkan, adanya tambang ilegal di perbatasan kota Balikpapan, bisa juga disebabkan kurangnya pengawasan untuk di daerah perbatasan.

“Tentunya ini menjadi perhatian serius bagi Pemkot Balikpapan untuk dapat lagi mengawasi lagi area-area perbatasan yang memang terkenal potensi akan batubaranya,”pungkasnya.

Reporter : Faz

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?