DPRD Balikpapan

Belum Menghasilkan Yang Signifikan Untuk PAD Kota Balikpapan, DPRD Meminta Aset Daerah Dikelola Pihak ke Tiga

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menilai pengelolaan aset daerah belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Pasalnya pemasukan yang diperoleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dari hasil pengelolaan aset Daerah belum sebanding dengan pengeluaran untuk biaya pemeliharaan, seperti pada aset pemerintah berupa gedung tenis, gedung kesenian, squash, gedung parkir dan stadion sepak bola.

Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, S.sos mendorong pihak ketiga untuk menjadi pengelola aset milik pemerintah daerah tersebut.

Hal itu bertujuan mengurangi beban keuangan dalam pemeliharaan aset. Selain itu kehadiran pihak swasta bisa membuat pengelolaan asetnya lebih profesional dibanding satuan kerja.

“Kita punya banyak aset, biaya untuk pemeliharaan bangunnya pun tentu tidak sedikit, pemerintah juga perlu hasilnya sebagai pemasukan daerah, Kalau terus terjadi pengeluaran untuk pemeliharaan itu belum untung,”kata Abdulloh kepada Awak Media di Gedung DPRD kota Balikpapan, Selasa (15/11/2021).

Abdulloh menyampaikan bahwa Pemerintah perlu segera menawarkan kerjasama untuk mengelola aset daerah kepada pihak swasta, agar sistem pengelolaannya lebih terstruktur dan ada target pemasukan daerah, terutama pada aset unggulan seperti gedung parkir Klandasan, Stadion Batakan, gedung Dome dan gedung kesenian.

“Seperti Stadion Batakan, kalau dikelola oleh pihak yang ahli mudah-mudahan dapat memperoleh target pendapatan asli daerah, untuk itu pemerintah agar menyerahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga sehingga pendapatannya jelas dan terukur,”bebernya.

Abdulloh juga menuturkan bahwa pihak DPRD sendiri sudah sering menyoroti pengelolaan aset daerah kepada Pemerintah Kota Balikpapan, salah satunya gedung parkir yang belum mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan meski sudah beroperasi dalam tiga tahun terakhir.

“Sampai saat ini aset unggulan seperti gedung parkir, belum bisa menghasilkan PAD kota Balikpapan secara signifikan, meski sudah beroperasi dalam tiga tahun ini”pungkasnya.

Reporter : Faz

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?